Buku ini berisi delapan cerita anak.
Buku ini menceritakan tentang laut yang selain kaya akan sumber-sumber hayati seperti ikan, juga kaya akan barang tambang seperti minyak dan sebagainya, pun penting bagi perhubungan serta pertahanan serta keamanan Negara.
buku ini bercerita tentang masalah asimilasi/pembauran, yang dapat dijadikan acuan untuk membantu Pemerintah dalam usaha merealisir masalah.
Buku ini menggambarkan keuletan seorang ibu rumah tangga. Si ibu harus keras untuk menghidupi keluarganya. Bermula dari pembantu penjahit, penjual makanan, pedagang hasil bimi dan akhirnya sebagai juru masak di markas tentara. Sebagai Ibu yang baik, dia tetap bercita-cita agar anaknya bisa bersekolah setinggi-tingginya.
Diawali karena kritisnya lahan yang tidak dimanfaatkan yang kemudian oleh si Onang ditanami pohon bambu. Melalui bambu tersebut dapat tercipta hasil kerajinan tangan anyaman bambu. Hal ini bermakna kepedulian terhadap lingkungan sekitar yang ditindaklanjuti akan berhasil baik.
Memuat 12 cerita yang mengisahkan masing-masing tema.
Buku ini menanamkan kecintaan anak terhadap lingkungan.
Buku ini bertujuan untuk membimbing anak-anak agar nantinya menjadi tunas-tunas bangsa.
Cerita tentang kesiapan bangsa Indonesia dalam menyongsong abad 21.